4 Cara Mencintai Tubuh Kita
Bagi saya pribadi, alasan utama merawat kulit dan tubuh tak hanya sekedar kepentingan fisik. Langsing, kulit cerah, wajah
glowing, dan seterusnya hanyalah bonus. Inti yang penting bagi saya adalah kesehatan kulit dan tubuh.
Perawatan tubuh sudah pasti erat kaitannya dengan kesehatan. Kalau
kulit? Nah ini, Mommies tentu tahu ‘kan ada penyakit kanker kulit?
Penyakit ini disebabkan oleh paparan sinar ultraviolet/matahari secara
langsung. Kanker kulit biasanya paling sering timbul di wajah, karena
memang kulit wajah jarang kita tutupi ‘kan? Makanya, dibutuhkan
sunscreen.
Jadi, pakailah
sunscreen atau krim wajah yang mengandung
sun protection. Bukan karena kecentilan atau sekedar ikut-ikutan, melainkan itu adalah salah satu tindakan kita menyayangi tubuh kita sendiri.
Ada beberapa tindakan lain yang saya lakukan sebagai bukti bahwa saya menyayangi tubuh saya sendiri:
Ya, kalau ini sebenarnya paling sulit untuk saya lakukan. Saya masih sering makan makanan yang kurang sehat seperti gorengan,
snack,
dan seterusnya. Tapi beberapa tahun belakangan, kesadaran saya untuk
mengonsumsi makanan yang sehat mulai muncul. Tergolong telat, ya, tapi
‘kan
better late than never. :D
Misalnya nih, saya jauhkan diri saya dari makan makanan instan, minum
minuman manis yang dalam kemasan, mengurangi asupan gula tambahan (jadi
minum kopi atau teh pun tanpa gula), memilih sarapan yang lebih sehat
seperti buah,
overnight oats atau sayuran, beralih ke beras merah, dan lain sebagainya.
Untuk mengikuti pola diet tertentu, saya belum sanggup. Bukannya
apa-apa, buat orang yang hidupnya sering serba spontan, pola diet
tertentu seperti diet mayo, misalnya, membutuhkan perencanaan yang
matang. Apalagi, saya nggak bisa masak.
Membaca artikel Mamul
Saya Ingin Sehat Sampai Tua,
saya kena banget dengan penggambaran “Mendadak saya merasa horor
membayangkan lemak-lemak yang tersebar di bagian organ dalam tubuh saya (
kebayang ada lemak-lemak warna putih dan menyelimuti organ dalam tubuh, errr…).”
Lemak berlebih saja kita suka sebal, ya. Apalagi kalau harus
membayangkan organ tubuh kita diselimuti lemak? Sudahlah secara fisik
kurang oke (
ngaku sajalah, sebagai perempuan pasti
pinginnya langsing), ditambah organ tubuh yang nggak sehat pula? Duh!
Kebetulan saya memang suka kegiatan fisik, jadi bagian ini nggak
masalah. Hanya tinggal merutinkan jadwal olahraga supaya lemak-lemak
berlebih tersebut hilang!
Kalau Mommies kurang suka olahraga, perbanyaklah kegiatan fisik.
Misalnya berjalan kaki kalau jarak tempuh kurang dari 1 km, naik turun
tangga daripada naik eskalator atau lift, dan sebagainya.
Itu baru 2, baca 2 kiat lainnya di halaman selanjutnya, ya!
Saya pernah ngobrol dengan salah satu ahli gizi tentang hidup sehat.
Untuk mendapatkan hidup sehat, menurutnya hanya 3 hal yang perlu kita
lakukan: makan sehat, olahraga, dan istirahat.
Hal yang terakhir ini, setelah menjadi ibu mungkin agak tricky.
Apalagi ibu baru yang sering harus terbangun tengah malam entah untuk
menyusui atau mengganti popok.
Tapi saya percaya, seiring waktu berjalan, seorang ibu pasti bisa
menyesuaikan diri. Satu kuncinya, beristirahatlah saat bisa. Maksudnya,
kalau ada waktu 15 – 20 menit untuk istirahat, maka gunakanlah untuk
power nap, misalnya, jangan malah tenggelam dengan gadget.
Seperti yang sudah saya sebutkan di atas, kulit terutama di bagian
wajah menjadi bagian yang paling cepat terkena penyakit. Entah hanya
sekedar jerawat atau bahkan kanker kulit. Seram, ya?
Perawatan kulit, sebenarnya nggak perlu yang berlebihan, kok, seperti
ke dokter kulit yang berjuta-juta tarifnya atau membeli produk premium
dengan harga di atas budget kita.
Inti dari perawatan kulit adalah, membersihkan dan melembapkan. Hal ini berlaku untuk kulit wajah ataupun kulit tubuh.
Baca deh, 4 langkah perawatan kulit ini. Lalu untuk produknya bagaimana?
Yang pertama, pilih produk yang sesuai dengan kondisi kulit kita dan
pastinya, sesuai dengan budget. Banyak sekali produk yang harganya
terjangkau tapi hasil tetap maksimal. Misalnya rangkaian Olay Regenerist
Micro Sculpting Wrinkle Revolution Complex Daily Treatment yang
tersedia mulai dari serum sampai sunscreen.
Di usia kita ini (kita? Kok saya ngajak-ngajak? Haha) garis halus dan
kerutan di wajah sudah lazim. Saya sering bilangnya, “Garis-garis
kehidupan.” :D Tapi bukan berarti didiamkan, lho. Namanya juga
perempuan, kalau bisa kan ‘Forever Young.’ Nah, kerutan yang timbul di
wajah ini selain faktor pertambahan usia, juga biasanya karena kondisi
kulit yang kering dan kurang terhidrasi dengan baik.